PIKIRAN RAKYAT

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 13 September 2026

KAN KURANJI TEGAS DUKUNG IRWAN BASIR DATUK RAJO ALAM PIMPIN LKAAM PADANG: TOLAK DUALISME KEPEMIMPINAN ADAT

KAN KURANJI TEGAS DUKUNG IRWAN BASIR DATUK RAJO ALAM PIMPIN LKAAM PADANG: TOLAK DUALISME KEPEMIMPINAN ADAT

PADANG | Dukungan terhadap Irwan Basir Datuk Rajo Alam sebagai calon Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang terus menguat. Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kuranji terpilih periode 2026–2031, Musda Firman Datuak Rajo Diguci, bersama rombongan niniak mamak mengantarkan sekaligus menyatakan dukungan kepada Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Kamis (10/9/2026) siang.

Musda Firman mengatakan, dukungan tersebut merupakan aspirasi dan kesepakatan para niniak mamak dengan harapan kepemimpinan LKAAM Kota Padang ke depan dapat berjalan selaras dengan KAN yang berada di wilayah adat masing-masing. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar struktur dan kepemimpinan adat memiliki arah yang jelas serta tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, persoalan dualisme kepemimpinan adat bukan sekadar menyangkut struktur kelembagaan, tetapi juga dapat berdampak pada pemahaman masyarakat mengenai kedudukan penghulu, gelar adat, kaum, serta tatanan adat yang berlaku. Karena itu, dukungan kepada Irwan Basir Datuk Rajo Alam dinilai sebagai bagian dari upaya memperjelas kepemimpinan adat di Kota Padang.

“Pengantaran kami ini memang atas keinginan seluruh niniak mamak agar LKAAM di masa yang akan datang sejalan dengan KAN dan mencegah terjadinya dualisme kepemimpinan dalam satu adat,” ujar Musda Firman. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin memperjelas kedudukan Datuk Rajo Alam dalam tatanan adat yang mereka yakini berlaku.

Sebagai Ketua KAN Negeri Pauh Sembilan, Musda Firman turut menyinggung keberadaan gelar Datuk Rajo Diguci di wilayah tersebut. Ia menegaskan tidak ada dua kepemimpinan adat dalam satu wilayah dan meminta masyarakat tidak terjebak pada persepsi yang dapat menimbulkan kerancuan mengenai kedudukan penghulu serta gelar adat.

“Saat ini kebetulan saya adalah Ketua KAN Negeri Pauh Sembilan. Ini untuk menghilangkan cerita-cerita di belakang bahwa di Pauh Sembilan dan di negeri-negeri ada dua kepemimpinan. Tidak ada,” tegasnya. Menurut dia, gelar adat tidak semestinya dipandang hanya sebagai simbol sosial, karena berkaitan dengan pribadi, kaum, pusako, serta jati diri dalam tatanan adat Minangkabau.

Lebih lanjut, Musda Firman berharap LKAAM Kota Padang ke depan mampu memperkuat komunikasi dan sinergi bersama KAN, niniak mamak, serta unsur adat lainnya. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang harmonis diperlukan untuk menjaga marwah adat, memperkuat tatanan kelembagaan, sekaligus memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat mengenai kedudukan masing-masing unsur adat.

Dukungan kepada Irwan Basir Datuk Rajo Alam, kata Musda Firman, bukan semata-mata berkaitan dengan proses pencalonan Ketua LKAAM Kota Padang, melainkan membawa harapan para niniak mamak agar kepemimpinan adat ke depan berjalan lebih terkoordinasi dan tidak melahirkan dualisme. “Karena itu, kami mengusung Datuk Rajo Alam atas kesepakatan seluruh niniak mamak untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi di kemudian hari,” pungkasnya. Dengan demikian, proses pemilihan Ketua LKAAM Kota Padang diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, koordinasi, dan marwah adat Minangkabau di Kota Padang.

Katim RMO Group | Wyndoee

Senin, 07 September 2026

AKBP Agung Tribawanto Dorong Atlet Grasstrack Sumbar Tampil Maksimal di Ajang Porprov 2026

PASAMAN BARAT | Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh atlet grasstrack se-Sumatera Barat yang akan mengikuti rangkaian seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Dukungan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga, menjelang pelaksanaan seleksi pada 19–20 September 2026.

Dalam pesan yang disampaikannya, AKBP Agung Tribawanto mengajak seluruh atlet agar memanfaatkan momentum tersebut sebaik mungkin untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, kompetisi olahraga bukan hanya tentang menjadi pemenang, tetapi juga bagaimana membangun mental, disiplin, keberanian dan sportivitas.

Kapolres Pasaman Barat juga menyampaikan bahwa ajang grasstrack dapat menjadi wadah untuk menemukan sekaligus mengembangkan bibit-bibit atlet berprestasi dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

“Saya menghimbau kepada seluruh atlet grasstrack se-Sumatera Barat untuk dapat mengikuti seleksi atlet Porprov cabang olahraga grasstrack,” demikian pesan AKBP Agung Tribawanto dalam keterangannya.

Seleksi tersebut dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Permanen HIC Padang Tujuh, Kabupaten Pasaman Barat, selama dua hari. Para pembalap akan beradu kemampuan di lintasan untuk mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari atlet yang dipersiapkan menghadapi Porprov 2026.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga disiapkan Medali Kapolres Pasaman Barat yang diperuntukkan bagi atlet grasstrack terbaik. Kehadiran penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan dan apresiasi AKBP Agung Tribawanto terhadap dunia olahraga otomotif di Sumatera Barat.

Bagi Kapolres Pasaman Barat, penghargaan bukan semata-mata mengenai sebuah medali, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap perjuangan, latihan, kedisiplinan dan keberanian para atlet yang berkompetisi di lintasan.

AKBP Agung Tribawanto berharap para atlet tetap mengedepankan sportivitas, keselamatan dan semangat persaudaraan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Persaingan di lintasan, kata dia, hendaknya tidak menghilangkan rasa kebersamaan sesama atlet maupun seluruh pihak yang terlibat.

Dukungan tersebut juga memperlihatkan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kegiatan positif yang mampu membangun potensi generasi muda.

“Salam olahraga,” menjadi pesan penutup Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto kepada seluruh atlet grasstrack yang akan mengikuti seleksi. Ia berharap ajang tersebut melahirkan atlet-atlet terbaik Sumatera Barat yang mampu mengharumkan nama daerah pada Porprov 2026.

Melalui kegiatan olahraga seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat. Polri untuk masyarakat bukan hanya diwujudkan melalui pelayanan dan keamanan, tetapi juga melalui dukungan terhadap kegiatan positif, pembinaan prestasi dan pengembangan potensi anak-anak muda di daerah.

Tim

Sabtu, 05 September 2026

CN 235-220 MPA Skuadron Udara 800 Wing Udara 3 Puspenerbal Dukung Kunker Pangkoarmada RI di Wilayah Indonesia Timur

TNI AL - Puspenerbal (05/09/2026) | Pesawat Udara CN 235-220 MPA dari Skuadron Udara 800 Wing Udara 3 Puspenerbal mendukung pelaksanaan kegiatan kunjungan kerja Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. di wilayah Indonesia Timur yang dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 5 September 2026.


 Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas pimpinan TNI AL dan kelancaran berbagai kegiatan operasional di wilayah Indonesia Timur yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dan cakupan wilayah yang luas. Pelaksanaan tugas ini sekaligus mencerminkan kemampuan prajurit Wing Udara 3 Puspenerbal dalam memberikan dukungan penerbangan secara cepat, tepat, dan profesional.


Melalui penugasan tersebut, Puspenerbal terus memperkuat peran penerbangan TNI Angkatan Laut sebagai unsur pendukung dalam menjangkau berbagai wilayah penugasan.

AKBP Agung Tribawanto Terus Bergerak, Polres Pasaman Barat Dalami Dugaan Peredaran Narkotika di Kajai

POLRES PASAMAN BARAT | Jajaran Polres Pasaman Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas dugaan peredaran gelap narkotika. Penindakan kali ini berlangsung di kawasan Labuh Lurus, Jembatan Panjang, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu dini hari, 2 September 2026.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Terduga diamankan saat menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi B 4640 KQK.

Penangkapan berawal dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan tindakan kepolisian hingga akhirnya pria tersebut berhasil diamankan.

Dari pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah bungkusan yang diduga berisi narkotika. Sepeda motor yang digunakan terduga turut diamankan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan jenis, berat dan jumlah pasti barang yang diamankan. Karena itu, informasi terkait barang bukti tersebut tetap harus menunggu hasil pemeriksaan resmi dari penyidik.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Bagi kepolisian, pengungkapan perkara bukan sekadar menangkap orang yang diduga terlibat. Pengembangan kasus menjadi bagian penting untuk mengetahui dari mana barang tersebut diperoleh, ke mana akan diedarkan serta apakah terdapat pihak lain yang memiliki keterkaitan.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas bahwa pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan tegas sesuai ketentuan hukum.

Kinerja pemberantasan narkotika di Pasaman Barat juga terus dilakukan secara berkelanjutan. Pada semester pertama 2026, Satresnarkoba Polres Pasaman Barat dilaporkan berhasil mengungkap 37 kasus dengan 45 tersangka serta mengamankan berbagai barang bukti narkotika.

Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian. Warga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Informasi dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat maupun melalui layanan kepolisian 110. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kekuatan penting untuk mempersempit ruang gerak para pengedar.

Pengungkapan di Jembatan Panjang Kajai menjadi bukti bahwa jajaran Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto terus bergerak menjaga keamanan masyarakat. Penegakan hukum dilakukan secara tegas, profesional dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga seluruh proses hukum memperoleh kepastian.

Polri untuk masyarakat — tegas memberantas narkoba, humanis melayani masyarakat, dan bersama-sama menjaga generasi muda Pasaman Barat.

TIM RMO

Jumat, 04 September 2026

Dirlantas Reza Perkuat Polantas Karib, Tegas Menegakkan Aturan Humanis Melayani Warga

DITLANTAS POLDA SUMBAR | Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar terus memperkuat kehadiran personel di tengah masyarakat melalui patroli, pengaturan lalu lintas, pengamanan serta edukasi keselamatan berkendara sebagai wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat, Jumat (4/9/2026).

Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam membangun jajaran Polantas yang profesional, humanis dan presisi. Personel tidak hanya dituntut mampu mengatur arus kendaraan, tetapi juga harus cepat membaca situasi, memberikan pelayanan dan mengambil tindakan ketika masyarakat membutuhkan kehadiran polisi.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah Patroli Blue Light PJR Unit 1. Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di ruas jalan, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu malam hari.

Kehadiran kendaraan patroli dan personel Polantas di lapangan memiliki pesan kuat bahwa jalan raya bukan ruang tanpa pengawasan. Polisi hadir untuk mencegah kejahatan, mengantisipasi gangguan keamanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan ketika menjalankan aktivitas di jalan.

Selain patroli, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga memperlihatkan kegiatan Polantas Hadir melalui pengaturan lalu lintas. Personel turun langsung mengurai kepadatan, membantu pengguna jalan, menjaga ketertiban kendaraan dan memastikan pergerakan lalu lintas berlangsung aman serta lancar.

Pendekatan berbeda juga terlihat melalui Polantas Karib, yang mengedepankan komunikasi dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pengendara mengenai pentingnya disiplin, keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas.

Edukasi menjadi bagian penting karena keselamatan lalu lintas tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Pengendara juga memiliki tanggung jawab untuk menggunakan helm, mematuhi rambu, menjaga kecepatan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ditlantas Polda Sumbar juga memperkuat pelayanan melalui Pos Jubaah dan sejumlah titik pelayanan serta pengawasan. Keberadaan pos tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memudahkan personel merespons kondisi yang terjadi di lapangan.

Kesiapan personel turut diperkuat melalui apel pagi personel PJR. Apel bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana memastikan kesiapan anggota, membangun kedisiplinan, memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah sebelum menjalankan tugas pelayanan serta pengamanan lalu lintas.

Di sisi penegakan hukum, Polantas tetap dituntut tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan. Namun ketegasan tersebut harus berjalan beriringan dengan sikap santun dan humanis, sehingga penegakan aturan dipahami masyarakat sebagai upaya perlindungan, bukan semata-mata tindakan represif.

Semangat “Polantas Polda Sumbar Rancak Bana” pada akhirnya bukan hanya persoalan tampilan atau slogan. Maknanya adalah bagaimana setiap personel mampu bekerja secara profesional, dekat dengan masyarakat, sigap menghadapi persoalan, disiplin menjalankan tugas dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan.

Bagi Ditlantas Polda Sumbar, keberhasilan pelayanan bukan hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari kemampuan mencegah kecelakaan, mengurangi potensi gangguan keamanan, menjaga kelancaran arus kendaraan serta menghadirkan rasa aman. Polri untuk Masyarakat diwujudkan ketika polisi hadir sebelum masyarakat meminta, bergerak ketika situasi membutuhkan dan tetap humanis saat menjalankan kewenangan. Polantas Sumbar Rancak Bana—Profesional, Humanis, Presisi.

Polantas Polda Sumbar Rancak Bana merupakan semangat pelayanan: menjaga keamanan, mengatur lalu lintas, mencegah kejahatan, mengedukasi masyarakat dan mengutamakan keselamatan untuk kemanusiaan.

Tim RMO 

Senin, 31 Agustus 2026

Lindungi Warga dan Lingkungan, AKBP Agung Tribawanto Intensifkan Patroli Edukasi dan Pencegahan Karhutla

POLRES PASAMAN BARAT | Kepolisian Resor Pasaman Barat terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas di setiap nagari untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan edukasi serta mengingatkan warga agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar, Sabtu (29/8/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, jajaran Bhabinkamtibmas telah diarahkan untuk lebih aktif mendatangi permukiman warga maupun kawasan perkebunan. Kehadiran personel tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lahan yang aman, sekaligus mencegah munculnya titik api sejak dini.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, upaya pencegahan telah digencarkan sejak Rabu (26/8/2026). Edukasi dilakukan melalui sosialisasi secara langsung oleh Bhabinkamtibmas serta diperkuat dengan penyebaran imbauan melalui media sosial resmi Polres Pasaman Barat.

“Personel Bhabinkamtibmas langsung mendatangi warga. Memberikan imbauan agar tidak membuka lahan dan kebun dengan cara dibakar,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Ia menegaskan, pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Pasaman Barat. Karena itu, komunikasi antara polisi dan masyarakat terus dibangun agar setiap persoalan terkait lingkungan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Langkah pencegahan adalah prioritas utama kami. Sosialisasi dan edukasi terus kita lakukan,” tegasnya.

AKBP Agung Tribawanto mengingatkan bahwa karhutla tidak sekadar persoalan terbakarnya hutan atau lahan. Kebakaran dapat menimbulkan asap yang mengganggu kualitas udara, berdampak terhadap kesehatan masyarakat, merusak ekosistem serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi apabila tidak segera ditangani.

“Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat maupun pihak korporasi tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. Bencana karhutla membawa dampak buruk yang luas, mulai dari polusi udara, gangguan kesehatan pernapasan, hingga merusak kelestarian lingkungan hidup yang menjadi kewajiban kita bersama untuk dijaga,” katanya.

Selain mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif, Polres Pasaman Barat juga memastikan aspek penegakan hukum tetap berjalan. Pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sanksi pidana untuk pelaku pembakaran hutan dan lahan sangat berat. Kami tidak akan segan memproses hukum siapa pun yang sengaja melakukan pembakaran,” tegas AKBP Agung Tribawanto.

Kapolres Pasaman Barat juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat Polri 110 maupun layanan pesan WhatsApp “Halo Kapolres”, sehingga petugas dapat bergerak sedini mungkin.

AKBP Agung Tribawanto berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Menurutnya, menjaga Pasaman Barat dari ancaman karhutla bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama demi lingkungan yang sehat dan masa depan generasi mendatang.

#POLRI UNTUK MASYARAKAT | POLRI HADIR UNTUK MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI


TIM

Kamis, 27 Agustus 2026

TNI Pasang Sumur Bor di Lokasi Rawan Karhutla di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA | Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam XXII/Tambun Bungai memasang sejumlah sumur bor di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla sekaligus memaksimalkan bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat.Pemasangan sumur bor dilakukan setelah rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya. Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai memerintahkan jajarannya untuk segera memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan dan berpotensi menimbulkan kabut asap.

Selain dukungan helikopter untuk operasi *water bombing* dan penguatan personel, pemerintah pusat juga memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa sumur bor yang didistribusikan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

Salah satu wilayah yang menjadi prioritas pemasangan sumur bor adalah Kelurahan Kameloh, Kota Palangka Raya, serta sejumlah titik rawan lainnya di Kota Palangka Raya dan wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Komandan Kodim 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memasang sekitar 40 sumur bor di wilayah Kameloh Baru hingga perbatasan Kabupaten Pulang Pisau.

Menurutnya, keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi personel maupun masyarakat dalam melakukan pembasahan lahan gambut, terutama ketika terjadi musim kemarau dengan kondisi sumber air yang terbatas.

“Untuk satu sumur bor, estimasi sumber airnya dapat digunakan untuk membasahi lahan gambut seluas sekitar 100 meter persegi dengan durasi lebih dari tiga jam,” ujar Kurniawan.

Pemasangan sumur bor di wilayah rawan karhutla menjadi salah satu langkah strategis untuk mencegah meluasnya kebakaran dan menekan perkembangan titik api yang muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Bantuan sumur bor dari pemerintah pusat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau dan kekeringan.

TNI juga terus berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla, khususnya dalam menghadapi potensi peningkatan kejadian kebakaran akibat kemarau panjang.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi